ada seorang pria nakal yang ingin mencari jadi dirinya yang sebenar. dia berkelana kepenjuru kota untuk mencari kehidupan baru dan dia rela meninggalkan para sahabatnya yang sudah dia kenal sejak kecil. walaupun sahabatnya itu sering berbuat nakal tapi mereka selalu ada disaat dia susah dan senang. namun, ketika dia sudah mempunyai seorang gadis dia menjadi lupa kepada temannya itu. dia lupa, ketika dia sedang terpuruk selalu ada teman yang berada didekatnya. dia pergi meninggalkan sahabatnya demi seorang gadis yang dia cintai. setelah berselang satu tahun dia putus dan tidak menjalin hubungan kembali dengan gadis yang dia cintai itu. dia tidak memiliki teman yang bersamanya lagi untuk mencurahkan isi hatinya. sekarang dia hidup menyendiri tanpa ada teman yang menemaninya. suatu ketika dia sedang terpuruk dia datang dan berbicara kepada sahabatnya. "apakah kalian masih menganggapku sebagai sahabat kalian ? " namun alangkah terkejutnya dia ketika seorang sahabatnya berkata kepadanya "tentu saja kita sudah saling mengenal sejak kita masih kecil. bahkan sampai sekarang kita masih menjadi sahabat dan akan selamanya menjadi sahabat. lebih sulit memaafkan kesalahan seorang musuh daripada memaafkan kesalahan seorang sahabat."
sebagai manusia kita memang diharuskan mempunyai banyak teman jika kita meninggalkan teman, kita akan terus terpuruk dan kita tidak akan merasakan kebahagian yang sebenernya . senakal apapun teman kalian tetapi mereka masih perduli dan selalu menganggap kalian sebagai sahabat. kita tidak harus meninggalkan sahabat jika kita sudah mempunyai seorang pacar karena pacar bisa saja suatu hari menjadi mantan pacar namun seorang sahabat akan selalu menjadi sahabat. takkan pernah menjadi mantan sahabat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar